” Adab Tertawa ” .

Terapi tertawa merupakan tehnik yg sangat mudah untuk dilakukan , dan efek yang ditimbulkan dari terapi tersebut sangat luar biasa hasilnya .

Menurut hasil penelitian tertawa selama 5 sampai 10 menit dapat merangsang pengeluaran endrophine dan serotonin yaitu sejenis morphin alami tubuh dan juga metanonin . Ketiga zat ini merupakan zat baik untuk otak sehingga sese orang yang bisa tertawa akan bisa merasa lebih tenang .
Tertawa dalam dunia medis dikatakan dapat menyembuhkan pasien dengan gangguan mental akibat stress berat atau gangguan penyakit lainnya .
Dan tertawa adalah juga salah satu sifat dari ALLAH SWT. seperti disebutkan dalam sebuah hadits :
” ALLAH tertawa terhadap dua orang , dimana salah satunya membunuh yang lain dan mereka masuk surga . Yaitu seseorang berjihad dijalan ALLAH kemudian dia terbunuh , lalu ALLAH menerima taubat orang yang membunuh tersebut setelah masuk Islam kemudian ia berjihad di jalan ALLAH dan akhirnya mati syahid “.(HR. Bukhari dan Muslim )Rosulullah sendiri bukan orang yang tidak pernah tertawa , namun sifat tertawa beliau yaitu tersenyum sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadits :
” Bahwasanya tertawa Rosulullah ( sama seperti )tersenyum “. (HR. Shohih At Targibh ).
Bahkan ketika Rosulullah sedang duduk didalam suatu majlis bersama sahabat2nya dima para sahabat menceriterakan satu kelucuan dan Rosulullah hanya tersenyum . Seperti diriwayatkan dari Samak bin Harb ra. ia berkata :
” Aku bertanya kepada Jabir bin Samurah : Apakah engkau pernah duduk bersama Rosulullah ?”.
Dia menjawab : ” Ya seringkali beliau tidak beranjak meninggalkan tempat shalatnya pada waktu subuh atau sampai pagi sampai matahari terbit , apabila matahari terbit maka beliau bangkit ( untuk melaksanakan shalat ) dan mereka bercakap cakap tentang suatu peristiwa di Zaman Jahiliyyah maka mereka ter-tawa2 sedangkan beliau hanya tersenyum saja “.( Shahi An-Nasa’i ).
Meski tertawa merupakan sesuatu yang diperbolehkan namun dalam Islam telah mengatur adab-adab didalam tertawa yaitu :

  1. Tertawa tidak boleh dilakukan secara terus menerus dan dalam waktu yang lama . Sebab memperbanyak ketawa adalah sifat tercela sebagaimana sabda Nabi : ” Janganlah kalian banyak tertawa , sebab banyak tertawa menyebabkan hati menjadi mati “.( HR. Ibnu Majah.)
  2. Tertawa tidak boleh dimaksudkan untuk mengejek apa yang diturunkan olah ALLAH SWT. atau Sunnah Rosulullah . Tetawa ini termasuk kekufuran karena sama saja dengan melecehkan apa yang telah ditetapkan ALLAH dan Rosul-Nya .
  3. Tidak diperbolehkan berbohong untuk ditertawakan oleh orang lain . Hal ini sebagaiman dijelaskan Rosulullah : ” Celaka bagi orang yang berkata kemudian berbohong supaya orang2 tertawa , maka calaka baginya , maka celaka baginya “.( Sunan Abu Dawud dan Musnad Ahmad ) .
  4. Syariat menuntun untuk menciptakan suasana yang menyebabkan tertawa pada saat bersenda gurau dengan isteri terutama yang masih perawan sebagai mana sabda Rosulullah kepada Jabir tatkala ia menikah dengan seorang janda .” Kenapa tidak menikahi seorang perawan , yang bisa mencandaimu dan engkau mencandainya serta engkau membuatnya tertawa begitu juga ia membuatmu tertawa “.( HR. Bukhari dengan memakai lafaz darinya dan Muslim ).
  5. Tidak boleh meninggalkan tertawa secara mutlak . Sebab meninggalkan senyum dan tertawa secara mutlak bukan sikap orang yang berwibawa , pendiam dan bersungguh sungguh .
  6. Tidak boleh tertawa sampai mengeluarkan suara yang keras . Terutama jika sedang melakukan shalat , sebab tertawa yang mengeluarkan suara keras dapat merusak shalat . Sebagian ulama berkata : Ia tidak membuat shalat menjadi rusak sebab bukan suatu perkataan , begitu juga tersenyum tidak merusak atau membatalkan shalat .

disunting dari ” Al Qolam “.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: